Palestina dan Syam
Akhir-akhir ini, sebuah kota nun jauh di sana, yang bernama Gaza, kota kecil, yang terbentang sepanjang 41 km dan lebar 10 km, telah menjadi perhatian dunia. Gaza yang menjadi bagian Palestina, di bumi Syam yang diberkahi. Telah melalui tahun-tahun yang panjang mempertahankan negerinya dari keganasan Yahudi Israel. Saat ini, kembali menyentuh hati kita sebagai muslim, bagaimana keadaan mereka yang terzholimi, tertindas dan terusir. Tangis dan mayat termasuk anak-anak yang tak berdosa tewas, rumah, gedung fasilitas umum hancur. Sungguh sebuah kondisi yang memantik kepedulian kita semua.
Palestina yang di dalamnya terdapat Masjidil Aqsa merupakan salah satu tempat suci bagi umat Islam. Tidak aneh bila kepedulian umat terhadap Palestina sangat besar. Terlebih karena negeri tersebut sebagian besarnya telah dicaplok dan dirampas secara paksa oleh Zionis Israel.
Di bumi Syam ini, terdapat Masjidil Aqsa, Baitul Maqdis merupakan kiblat pertama umat Islam. Selama 16 atau 17 bulan setelah hijrah dari Mekkah ke Madinah, Nabi ﷺ shalat menghadap ke Baitul Maqdis. Setelah itu, Allah menurunkan wahyu yang menyuruh kaum muslimin berkiblat ke Masjidil Haram.
Syam adalah negeri yang diberkahi. Saat ini wilayah Syam adalah sebutan bagi daerah Palestina, Yordania, Suriah, dan Lebanon yang ada di Timur Tengah. Rasulullah ﷺ bersabda,
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا
Ya Allah, berkatilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami. lalu Para sahabat berkata, Juga untuk negeri Najed kami. Beliau kembali berdoa, Ya Allah, berkatilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami. Para sahabat berkata lagi, Juga untuk negeri Najed kami. Nabi berkata, Di sanalah akan terjadi bencana dan fitnah, dan di sana akan muncul tanduk setan. (HR. Al-Bukhari No. 979 dari Ibnu Umar)
Dari Zaid bin Tsabit ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,
طُوبَى لِلشَّامِ طُوبَى لِلشَّامِ قُلْتُ مَا بَالُ الشَّامِ قَالَ الْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَجْنِحَتِهَا عَلَى الشَّامِ
Kabar gembira buat Syam, kabar gembira buat Syam. Zaid pun bertanya, Ada apa dengan Syam? Beliau bersabda, Para malaikat merentangkan sayap-sayapnya di atas Syam. (HR. Ahmad)
Negeri Syam adalah negeri iman. Cahaya iman memancar dari Syam Saat fitnah berkecamuk. Rasulullah ﷺ bersabda,
إِنِّي رَأَيْتُ كَأَنَّ عَمُودَ الْكِتَابِ انْتُزِعَ مِنْ تَحْتِ وِسَادَتِي، فَأَتْبَعْتُهُ بَصَرِي فَإِذَا هُوَ نُورٌ سَاطِعٌ عُمِدَ بِهِ إِلَى الشَّامِ، أَلَا وَإِنَّ الْإِيمَانَ إِذَا وَقَعَتِ الْفِتَنُ بِالشَّامِ «المستدرك على الصحيحين» (8554)
Sesungguhnya aku bermimpi seakan-akan penopang al-kitab ditarik dari bawah bantalku, maka aku ikuti kemana ia dibawa, dan tiba-tiba ada cahaya yang bersinar membawanya pergi ke Negeri Syam, ingatlah bahwa iman akan berada di Syam ketika terjadi banyak fitnah.
Syam adalah أرض المحشر berkumpulnya manusia sebelumnya hari kiamat.
هَاهُنَا " وَنَحَا بِيَدِهِ نَحْوَ الشَّامِ، قَالَ: " إِنَّكُمْ مَحْشُورُونَ رِجَالًا وَرُكْبَانًا، وَتُجَرُّونَ عَلَى وُجُوهِكُمْ «مسند أحمد» (20031)
Ke sini, seraya menunjukkan dengan tangan beliau ke arah negeri Syam. beliau melanjutkan, Sungguh kalian akan dikumpulkan dalam keadaan berjalan kaki dan berkendaraan dan wajah-wajah kalian juga akan dihela.
يُحْشَرُ النَّاسُ عَلَى ثَلَاثِ طَرَائِقَ: رَاغِبِينَ رَاهِبِينَ، وَاثْنَانِ عَلَى بَعِيرٍ، وَثَلَاثَةٌ عَلَى بَعِيرٍ، وَأَرْبَعَةٌ عَلَى بَعِيرٍ، وَعَشَرَةٌ عَلَى بَعِيرٍ. وتحشر بَقِيَّتَهُمُ النَّارُ، تَقِيلُ مَعَهُمْ حَيْثُ قَالُوا، وَتَبِيتُ مَعَهُمْ حَيْثُ بَاتُوا، وَتُصْبِحُ مَعَهُمْ حَيْثُ أَصْبَحُوا، وَتُمْسِي مَعَهُمْ حَيْثُ أَمْسَوْا. رواه البخاري (6157) ومسلم (2861)
Manusia dikumpulkan dengan tiga kelompok, dalam keadaan senang ada pula yang merasa ketakutan. Ada dua orang yang menunggangi satu onta, ada tiga orang yang menunggangi satu onta, ada empat orang yang menunggangi satu onta bahkan ada sepuluh orang yang menunggangi satu onta, lalu sisanya dikumpulkan oleh api yang selalu menyertai mereka saat tidur malam, tidur siang, pagi dan sore.
Imam An-Nawawi ra mengatakan,
قَالَ الْعُلَمَاءُ وَهَذَا الْحَشْرُ فِي آخِرِ الدُّنْيَا قُبَيْلَ الْقِيَامَةِ وَقُبَيْلَ النَّفْخِ فِي الصُّورِ «شرح النووي على مسلم» (17/ 194)
Para ulama mengatakan Al-Hasyr (berkumpulnya manusia) ini terjadi sebelum bangkitnya hari kiamat, sebelum ditiupnya sangkakala.
Di Palestina ada kota bernama Asqalan, merupakan tempat penjagaan penting. Rasulullah ﷺ bersabda:
أَوَّلُ هَذَا الْأَمْرِ نُبُوَّةٌ وَرَحْمَةٌ، ثُمَّ يَكُونُ خِلَافَةً وَرَحْمَةً، ثُمَّ يَكُونُ مُلْكًا وَرَحْمَةً، ثُمَّ يَكُونُ إِمَارَةً وَرَحْمَةً، ثُمَّ يَتَكادَمُونَ عَلَيْهِ تَكادُمَ الْحُمُرِ فَعَلَيْكُمْ بِالْجِهَادِ، وَإِنَّ أَفْضَلَ جهادِكُمُ الرِّبَاطُ، وَإِنَّ أَفْضَلَ رباطِكُمْ عَسْقَلَانُ «المعجم الكبير للطبراني» (11138)
Permulaan dari perkara ini (Islam) adalah kenabian dan rahmat. Berikutnya tegaknya khilafah dan rahmat. Selanjutnya muncul kerajaan dan rahmat. Kemudian, orang-orang memperebutkannya, seperti kuda-kuda yang berebut. Maka, kewajiban kalian untuk berjihad. Sesungguhnya sebaik-baik jihad adalah ribath. Sebaik-baik tempat ribath adalah Asqalan.
Syam adalah tempat keberadaan thaifah manshurah.
لَا يَزَالُ أَهْلُ الْغَرْبِ ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ «صحيح مسلم» (1925)
Penduduk Gharb (yang berada di arah Barat) akan senantiasa menegakkan kebenaran sampai kiamat datang.
Imam Ahmad berkata, Ahli Gharb adalah penduduk Syam.
Gabung dalam percakapan