Zikir Ibadah Pilihan

Rasulullah ﷺ bersabda,

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رسُولُ الله ﷺ: سَبَقَ المُفَرِّدُونَ، قالوا: وَمَا المُفَرِّدُونَ؟ يَا رسولَ الله قَالَ: الذَّاكِرُونَ اللهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتُ. رواه مسلم (2676)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda, “Telah mendahului al-mufarridun (orang-orang yang menyendiri dalam ibadah).” Para sahabat bertanya, “Siapakah al-mufarridun itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir kepada Allah.” 

Menjadi bagian dari golongan orang yang banyak berzikir (الذاكرين الله) sebenarnya adalah urusan yang mudah. Berkata Imam Ibnu Sholah ra, 

إذا واظبَ على الأذكار المأثورة المثبتة صباحاً ومساءً في الأوقات والأحوال المختلفة ليلاً ونهاراً - وهي مُبيّنة في كتاب عمل اليوم والليلة - كان من الذاكرين الله كثيراً والذاكرات «الأذكار للنووي ت الأرنؤوط» 

Jika seorang rutin berzikir dengan zikir-zikir yang terdapat riwayat shahih di berbagai waktu dan keadaan, baik di waktu pagi maupun sore, siang maupun malam hari, -zikir-zikir tersebut ada dalam kitab Amalul Yaum wal Lailah, maka ia termasuk ke dalam golongan laki-laki dan wanita yang banyak berzikir kepada Allah”

Allah ta’ala berfirman,

﴿‌وَالذَّاكِرِينَ ‌اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا﴾ [الأحزاب: 35]

Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.

Marilah kita membiasakan berzikir, membasahi lidah kita dengan kalimat-kalimat yang mulia. Daripada berdiam tanpa amalan. Berzikir itu mudah, bisa sambil duduk di atas sepeda motor atau di dalam mobil, sambil berjalan kaki, seorang petani di sawahnya ketika menanam atau mencangkul, seorang ibu di dapur sambil memasak, seorang tukang, buruh di melakukan perkerjaannya, berzikir sambil menunggu antrian.

Berzikir bisa dilakukan di setiap keadaan, mengucapkan tasbih, tahmid, takbir, tahlil, istigfar, shalawat. Jadikan lidah selalu basah dengan zikir, walaupun hanya sekedar di lidah, walaupun belum bisa menghadirkan hati saat berzikir. Karena zikirullah memiliki tingkatan, zikir dengan lisan, zikir dengan hati. Yang paling tinggi yaitu zikir dengan lisan bersamaan dengan hati ikut berzikir.

Zikrullah adalah di antara sebab-sebab kehidupan.

﴿الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ ‌بِذِكْرِ ‌اللَّهِ أَلَا ‌بِذِكْرِ ‌اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ﴾ [الرعد: 28]

orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Rasulullah ﷺ bersabda,

‌مَثَلُ ‌الَّذِي ‌يَذْكُرُ ‌رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ. «صحيح البخاري» (1424)

Perumpamaan orang yang mengingat Tuhannya (berdzikir) dengan orang yang tidak mengingat Tuhannya seperti orang yang hidup dengan yang mati.

Seseorang yang ingin hatinya lembut dan mudah menerima nasehat, maka hendaklah ia memperbanyak zikir kepada Allah ta’ala. Karena hati yang paling jauh dengan Allah ta’ala adalah hati yang keras. Allah ta’ala berfirman,

﴿فَوَيْلٌ ‌لِلْقَاسِيَةِ ‌قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ﴾ [الزمر: 22]

Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah

Berzikir adalah ibadah yang mudah, tidak harus berwudhu, tidak membutuhkan harta, tidak harus melakukan perjalanan. Orang besar atau kecil, orang kaya atau miskin, laki atau perempuan, orang yang sibuk atau santai, orang alim atau jahil. Rasulullah ﷺ bersabda,

«أَلَا أُنَبِّئُكُمْ ‌بِخَيْرِ ‌أَعْمَالِكُمْ، وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ، وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالوَرِقِ، وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ»؟ قَالُوا: بَلَى. قَالَ: «ذِكْرُ اللَّهِ تَعَالَى» «سنن الترمذي» (3377)

Maukah aku beritahukan sebaik-baik amal dan lebih bersih di sisi Rabb kalian dan lebih tinggi derajatnya dan dan lebih baik untuk kalian daripada menyedekahkan emas dan perak, dan lebih baik dari bertemu musuh lalu kalian memenggal leher mereka atau kalian yang terpenggal. Mereka berkata: mau. Nabi ﷺ bersabda: zikir kepada Allah ta’ala.

Disebutkan oleh para ulama,

من أحَبَّ شيئاً، ‌أكْثَرَ ‌مِنْ ‌ذكره، قال ذُو النُّونِ: مَا أُولِعَ أحَدٌ بذكْرِ اللَّه إلا أفاد منْهُ حُبَّ اللَّهِ تعالَى «تفسير الثعالبي» (2/ 395)

Barang siapa mencintai sesutu, maka ia akan banyak mengingatnya. Dzun Nun berkata, tidak lah seseorang sangat suka berzikir, kecuali ia akan mendapatkan cinta Allah ta’ala.

zikir
guru ngaji & bahasa arab