Balasan Sesuai Dengan Jenis Perbuatan

Kita perhatikan sebuah kaidah dalam Islam yang disebutkan nash-nash Al-Qur’an maupun hadits. Allah ta’ala berfirman, 

﴿هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ ‌إِلَّا ‌الْإِحْسَانُ﴾ [الرحمن: 60]

“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula)”

﴿لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى ‌وَزِيَادَةٌ﴾ [يونس: 26]

“Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya”

Nabi ﷺ bersabda, “الخير لا يأتي إلا بالخير” “Kebaikan tidak akan mendatangkan kecuali kebaikan.” HR. Bukhari (2842). 

«‌أَهْلُ ‌الْمَعْرُوفِ ‌فِي ‌الدُّنْيَا، هُمْ أَهْلُ الْمَعْرُوفِ فِي الْآخِرَةِ، وَأَهْلُ الْمُنْكَرِ فِي الدُّنْيَا هُمْ أَهْلُ الْمُنْكَرِ فِي الآخرة"» «صحيح الأدب المفرد» (163/221)

“Orang yang suka berbuat kebaikan ketika di dunia maka mereka adalah orang yang baik di akhirat nanti dan orang yang suka berbuat kejelekan ketika di dunia maka mereka adalah orang yang jelek di akhirat nanti.”

Disebutkan pula dalam Al-Quran, ﴿جَزَاءً مِنْ رَبِّكَ عَطَاءً حِسَابًا﴾ [النبأ: 36], “Sebagai pembalasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak”. ﴿جَزَاءً وِفَاقًا﴾ [النبأ: 26] “sebagai pambalasan yang setimpal.”

Oleh karena itu, الجزاء من جنس العمل “Balasan sesuai dengan jenis perbuatan”

Dalam hadits-hadits Nabi ﷺ kita akan temukan dengan jelas makna dan kaidah ini. 

فَإِنَّهُ مَنْ ‌تَتَبَّعَ ‌عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ، وَمَنْ تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ يَفْضَحْهُ وَلَوْ فِي جَوْفِ رَحْلِهِ «سنن الترمذي» (2032)

Barang  siapa yang mencari-cari aib saudaranya sesama muslim maka Allah akan membuka aibnya, dan barang siapa yang Allah buka aibnya maka Allah akan membongkarnya meskipun ia berada di  dalam rumahnya"

«مَنْ ‌ضَارَّ ‌مُسْلِمًا ضَارَّهُ اللَّهُ، وَمَنْ شَاقَّ مُسَلِّمًا شَقَّ اللَّهُ عَلَيْهِ». أَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ وَالتِّرْمِذِيُّ وَحَسَّنَهُ «بلوغ المرام من أدلة الأحكام ت الزهيري»

“Barang siapa yang membahayakan seorang muslim, maka Allah akan membahayakan, dan barang siapa yang menyusahkan seorang muslim maka Allah akan menyusahkan dia."”

«وَمَا مِنَ امْرِئٍ ‌خَذَلَ ‌مُسْلِمًا فِي مَوْطِنٍ يُنْتَهَكُ فِيهِ حُرْمَتُهُ إِلَّا خَذَلَهُ اللهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيهِ نُصْرَتَهُ» «حلية الأولياء وطبقات الأصفياء»

“Barang siapa yang menelantarkan/tidak menolong seorang muslim di tempat ia dihinakan kehormatannya, maka Allah akan menelantarkannya di tempat ia ingin ditolong.”

Itu dalam keburukan, kalau dalam kebaikan Rasulullah ﷺ bersabda, 

«مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَمَنْ ‌سَتَرَ ‌مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ» «صحيح مسلم» (2699)

“Barang siapa yang menghilangkan satu kesulitan seorang mukmin dari kesulitannya di dunia, niscaya Allah akan menghilangkan darinya satu kesulitan pada hari kiamat. Barang siapa yang meringankan orang yang kesusahan, niscaya Allah akan meringankan baginya (urusannya) di dunia dan akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah  akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebut mau menolong saudaranya.

«مَنْ ‌أَقَالَ ‌نَادِمًا بَيْعَتَهُ، أَقَالَ الله عثرته يوم القيامة» «صحيح ابن حبان» (5029)

Barang siapa yang membatalkan (transaksi jual belinya) dengan orang yang menyesal (dalam transaksinya), Niscaya Allah akan menghilangkan kemalangannya di hari kiamat kelak.

Begitulah, kebaikan akan berbalas kebaikan. 

﴿وَإِنْ تَعْفُوا ‌وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ﴾ [التغابن: 14]

"dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"

﴿يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ ‌يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ ﴾ [محمد: 7]

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”

﴿فَاذْكُرُونِي ‌أَذْكُرْكُمْ ﴾ [البقرة: 152]

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu



guru ngaji & bahasa arab