Jangan berhenti berbuat!

"Jika kiamat terjadi, sedangkan di tangan salah seorang di antara kalian bibit tanaman, jika bisa hendaklah ia menanam bibit tersebut". Petikan hadits ini pelajaran berharga untuk terus berbuat di segala kondisi sampe akhir hayat, menanam kebaikan tanpa mengharapkan balasan manusia, terus berbuat walau tak sempat melihat hasilnya, "Sesungguhnya kami memberi makan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan ridho Allah. Kami tidak mengharapkan balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih" QS. Al-Insan:9.

Jika satu pekerjaan usai ditunaikan, jangan biarkan kekosongan menghancurkan waktu, cepatlah berbuat pekerjaan yang lain. Pekerjaan dan tugas lebih banyak dari waktu yang ada, kecuali bagi mereka tak mengerti dan tidak menghargai waktu.

Tebarkan kebaikan, ia laksana wewangian harum semerbak bagi yang memakai dan orang di sekitar. Jangan berhenti untuk berbuat karena alasan waktu yang sudah hampir habis, usia yang sudah tua. Semua Allah catat sebagai kebaikan, sebagai amal sholeh.

Berbuatlah tanpa pamrih, tanpa mengharap imbalan manusia. Jangan berhenti pula karena 'air susu dibalas air tuba'. Tidak perlu heran, itu watak sebagian manusia, tak perlu terkejut manakala menghadiahkan sebatang pena kepada orang bebal, lalu ia memakai pena itu untuk menulis hinaan kepada Anda, tak usah kaget, bila orang yang Anda beri tongkat untuk menggiring domba gembalaannya justru memukulkan tongkat itu kepada Anda. Allah tidak akan menyia-nyiakan amal orang-orang yang berbuat baik.
guru ngaji & bahasa arab